Bow Shackle Omega G209 9.5 Ton – 1-1/8″ POWERTEC Segel Screw Pin

Belanja Hemat Tanpa Ribet Produk Powertec Secara Online

  • Garansi Uang Kembali 100% jika produk yang diterima tidak sesuai
  • Pengiriman Cepat karena langsung menggunakan Armada Khusus Distributor Kami
  • Kirim ke Seluruh Indonesia, Testing produk dan packaging dijamin aman
SKU: 10711999025 Category: Shackle Tags:

Description

Daftar Tabel Ukuran Shackle dan Ketahanan untuk Berbagai Kebutuhan

Shackle merupakan salah satu komponen penting dalam sistem lifting dan rigging yang berfungsi sebagai penghubung antara sling, wire rope, chain, maupun alat angkat lainnya. Pemilihan ukuran shackle yang tepat sangat menentukan keamanan saat proses pengangkatan beban. Penggunaan shackle dengan kapasitas yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko kerusakan peralatan hingga kecelakaan kerja.

Salah satu jenis yang paling banyak digunakan adalah d shackle karena memiliki bentuk yang sederhana, kuat, dan cocok untuk aplikasi dengan tarikan lurus. Namun, sebelum menggunakannya, penting untuk memahami cara membaca ukuran, jenis-jenis shackle, hingga faktor keamanan yang dimiliki. Dengan begitu, Anda dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Cara Mengetahui Ukuran Shackle?

Menentukan ukuran shackle tidak hanya melihat besar kecilnya bodi, tetapi juga memperhatikan kapasitas kerja atau Working Load Limit (WLL) yang tertera pada produk. Informasi tersebut biasanya dicetak langsung pada badan shackle sebagai acuan penggunaan yang aman. Selain WLL, beberapa dimensi lain yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Diameter pin.
  • Diameter bodi shackle.
  • Lebar bukaan (jaw width).
  • Panjang keseluruhan shackle.
  • Ukuran ulir pada pin.

Produsen biasanya menyediakan tabel ukuran shackle yang berisi dimensi lengkap beserta kapasitas angkatnya. Dengan melihat tabel tersebut, pengguna dapat menentukan ukuran yang sesuai dengan wire rope, sling, maupun chain yang akan digunakan. Sebagai contoh, ukuran shackle yang umum tersedia di pasaran antara lain $1/4$ inci, $3/8$ inci, $1/2$ inci, $5/8$ inci, $3/4$ inci, $7/8$ inci, hingga 1 inci dengan kapasitas angkat yang berbeda-beda.

Berapa Jenis Shackle?

Shackle tersedia dalam beberapa tipe yang dirancang untuk kebutuhan pengangkatan tertentu. Berikut jenis-jenis yang paling umum digunakan:

  • 1. D Shackle: Memiliki bentuk menyerupai huruf D dengan bukaan yang lebih sempit. Jenis ini cocok digunakan untuk beban dengan arah tarikan lurus dan banyak diaplikasikan pada sistem rigging maupun lifting.
  • 2. Bow Shackle (Anchor Shackle): Memiliki bentuk menyerupai huruf O atau busur sehingga mampu menampung lebih dari satu sling. Jenis ini lebih fleksibel untuk aplikasi dengan sudut tarikan tertentu.
  • 3. Screw Pin Shackle: Menggunakan pin berulir yang mudah dilepas dan dipasang tanpa alat khusus. Cocok untuk penggunaan sementara atau pekerjaan yang membutuhkan bongkar pasang.
  • 4. Bolt Type Shackle: Menggunakan baut, mur, dan cotter pin sehingga lebih aman untuk aplikasi permanen atau penggunaan dengan getaran tinggi.
  • 5. Round Pin Shackle: Menggunakan pin bulat tanpa ulir dan umumnya digunakan pada aplikasi ringan yang tidak menerima beban dinamis.

Di antara berbagai jenis tersebut, d shackle menjadi salah satu pilihan favorit karena memiliki konstruksi yang sederhana namun mampu memberikan kekuatan tinggi pada beban lurus.

Berapa Safety Factor Shackle?

Safety factor merupakan perbandingan antara kekuatan putus minimum (Minimum Breaking Load) dengan kapasitas kerja aman atau Working Load Limit (WLL). Faktor ini menjadi acuan penting untuk memastikan shackle tetap aman digunakan. Pada umumnya, shackle berkualitas memiliki safety factor sebesar 6:1, yang berarti kekuatan putusnya sekitar enam kali lebih besar dibandingkan kapasitas kerja yang direkomendasikan.

Sebagai contoh, apabila sebuah shackle memiliki WLL sebesar 2 ton, maka kekuatan putus minimumnya dapat mencapai sekitar 12 ton. Meskipun demikian, pengguna tetap tidak diperbolehkan mengangkat beban melebihi kapasitas WLL karena dapat mengurangi tingkat keamanan dan mempercepat kerusakan produk.

Apakah Anda Mengetahui tentang Shackle?

Shackle adalah alat penghubung yang digunakan dalam sistem pengangkatan maupun penarikan beban. Komponen ini umumnya dibuat dari baja tempa berkekuatan tinggi sehingga mampu menahan tekanan yang besar. Selain digunakan pada industri konstruksi, shackle juga banyak dimanfaatkan di sektor pertambangan, pelayaran, logistik, minyak dan gas, hingga manufaktur. Penggunaannya harus selalu disesuaikan dengan ukuran shackle dan kapasitas kerja agar proses lifting berlangsung dengan aman.

Saat memilih shackle, pastikan produk telah memenuhi standar internasional dan memiliki informasi kapasitas yang jelas pada bodinya. Hindari menggunakan shackle yang mengalami deformasi, retak, atau korosi karena dapat mengurangi kekuatan produk.

1 Shackle Berapa Meter?

Istilah shackle juga dikenal dalam dunia maritim sebagai satuan panjang rantai jangkar. Dalam konteks tersebut, 1 shackle setara dengan 15 fathom atau sekitar 27,4 meter. Namun, dalam dunia lifting dan rigging, istilah shackle lebih mengacu pada komponen penghubung, bukan satuan panjang. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks penggunaannya agar tidak terjadi kesalahan interpretasi.

Untuk kebutuhan lifting, yang lebih diperhatikan adalah ukuran shackle, jenis material, kapasitas kerja, serta kecocokan dengan sling atau wire rope yang digunakan. Dari sisi harga, d shackle tersedia dalam berbagai ukuran. Produk berkapasitas kecil umumnya dijual mulai dari Rp20.000 hingga Rp75.000 per unit. Sementara ukuran yang lebih besar untuk kebutuhan industri dapat berkisar antara Rp100.000 hingga lebih dari Rp500.000, tergantung kapasitas, material, dan mereknya.

Penuhi kebutuhan shackle dan berbagai lifting equipment Anda bersama Powertec. Kami menyediakan beragam produk berkualitas, mulai dari wire rope, hoist, rigging, sling belt, hingga perlengkapan material handling lainnya yang telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.

Untuk kemudahan berbelanja, Anda dapat melakukan pembelian melalui disini. Sementara itu, informasi lengkap mengenai rangkaian produk dan solusi lifting dari Powertec dapat Anda temukan di powertec.id.

FAQ

1. Apa ukuran D shackle?

Ukuran D shackle yang umum tersedia di pasaran meliputi $1/4$ inci, $3/8$ inci, $1/2$ inci, $5/8$ inci, $3/4$ inci, $7/8$ inci, hingga 1 inci. Pemilihannya disesuaikan dengan kapasitas beban dan ukuran sling atau wire rope yang digunakan.

2. Seberapa kuat D shackle?

Kekuatan D shackle bergantung pada ukuran, material, dan Working Load Limit (WLL). Shackle berkualitas umumnya memiliki safety factor 6:1 sehingga mampu memberikan tingkat keamanan yang tinggi selama digunakan sesuai spesifikasi.

3. Bagaimana membaca tabel ukuran?

Tabel ukuran shackle memuat informasi mengenai diameter pin, lebar bukaan, panjang bodi, ukuran shackle, serta kapasitas Working Load Limit (WLL). Pastikan seluruh spesifikasi sesuai dengan kebutuhan aplikasi sebelum digunakan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Bow Shackle Omega G209 9.5 Ton – 1-1/8″ POWERTEC Segel Screw Pin”

Your email address will not be published. Required fields are marked *