Shackle D G210 35 Ton – 2″ POWERTEC Segel Dee Screw Pin

Belanja Hemat Tanpa Ribet Produk Powertec Secara Online

  • Garansi Uang Kembali 100% jika produk yang diterima tidak sesuai
  • Pengiriman Cepat karena langsung menggunakan Armada Khusus Distributor Kami
  • Kirim ke Seluruh Indonesia, Testing produk dan packaging dijamin aman
SKU: 10711999004 Category: Shackle Tags:

Description

Desain Klem Shackle Dee Baja dan Ketebalan Bodi Dee Shackle untuk Aplikasi Lifting

Dalam sistem lifting dan rigging, pemilihan komponen penghubung yang tepat sangat berpengaruh terhadap keamanan proses pengangkatan. Salah satu jenis shackle yang paling banyak digunakan adalah shackle dee. Bentuknya menyerupai huruf “D” sehingga mampu menahan beban dengan arah tarikan lurus secara lebih stabil. Karena karakteristik tersebut, komponen ini banyak digunakan pada industri konstruksi, manufaktur, pertambangan, pelabuhan, hingga logistik.

Selain dikenal karena kekuatannya, dee shackle juga tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas kerja sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi. Memahami jenis, ukuran, safety factor, hingga material pembuatnya akan membantu pengguna memilih shackle yang aman serta memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Berapa Jenis Shackle?

Shackle diproduksi dalam beberapa tipe yang dirancang untuk kebutuhan lifting yang berbeda. Masing-masing memiliki bentuk dan fungsi tersendiri sesuai arah pembebanan maupun konfigurasi rigging. Berikut beberapa jenis shackle yang paling umum digunakan:

  • 1. Shackle Dee (D Shackle): Memiliki bentuk menyerupai huruf D dengan bukaan yang relatif sempit. Jenis ini paling cocok digunakan untuk tarikan lurus karena mampu menjaga distribusi beban tetap stabil.
  • 2. Bow Shackle (Anchor Shackle): Memiliki bentuk melengkung sehingga dapat digunakan untuk lebih dari satu sling sekaligus atau pada aplikasi dengan sudut tarikan tertentu.
  • 3. Screw Pin Shackle: Menggunakan pin berulir sehingga mudah dipasang maupun dilepas tanpa alat tambahan. Jenis ini cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan bongkar pasang.
  • 4. Bolt Type Shackle: Menggunakan baut, mur, dan cotter pin sehingga lebih aman untuk penggunaan permanen maupun aplikasi dengan getaran tinggi.
  • 5. Wide Body Shackle: Memiliki bodi yang lebih lebar sehingga distribusi beban menjadi lebih merata dan mengurangi tekanan pada sling.

Di antara berbagai tipe tersebut, shackle dee menjadi salah satu pilihan utama untuk pekerjaan dengan arah tarikan lurus karena desainnya yang sederhana namun sangat kuat.

Berapa Safety Factor Shackle?

Safety factor adalah perbandingan antara kekuatan putus minimum (Minimum Breaking Load) dengan kapasitas kerja atau Working Load Limit (WLL). Nilai ini digunakan sebagai acuan keselamatan dalam penggunaan shackle. Sebagian besar dee shackle berkualitas memiliki safety factor 6:1. Artinya, kekuatan putusnya sekitar enam kali lebih besar dibandingkan kapasitas kerja yang diizinkan.

Sebagai contoh, apabila sebuah shackle memiliki WLL sebesar 3 ton, maka kekuatan putus minimumnya dapat mencapai sekitar 18 ton. Walaupun demikian, pengguna tetap harus mengikuti nilai WLL yang tertera pada produk dan tidak mengangkat beban melebihi kapasitas tersebut.

Cara Mengetahui Ukuran Shackle?

Pemilihan ukuran shackle tidak hanya melihat dimensi fisik, tetapi juga harus mempertimbangkan kapasitas kerja dan kecocokannya dengan perlengkapan lifting lainnya. Beberapa parameter yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Diameter pin.
  • Diameter bodi shackle.
  • Lebar bukaan (jaw width).
  • Panjang keseluruhan shackle.
  • Working Load Limit (WLL).

Ukuran shackle dee yang banyak tersedia di pasaran antara lain 1/4 inci, 3/8 inci, 1/2 inci, 5/8 inci, 3/4 inci, 7/8 inci, hingga lebih dari 1 inci. Selalu sesuaikan ukuran dengan wire rope, chain sling, maupun webbing sling yang digunakan agar proses lifting berlangsung aman.

Anchor Shackle Itu Apa?

Anchor shackle atau bow shackle merupakan jenis shackle yang memiliki bentuk menyerupai busur. Dibandingkan dee shackle, tipe ini memiliki ruang yang lebih luas sehingga mampu menampung beberapa sling sekaligus. Anchor shackle banyak digunakan pada aplikasi dengan sudut tarikan yang bervariasi karena mampu mendistribusikan beban secara lebih merata. Sebaliknya, shackle dee lebih direkomendasikan untuk pengangkatan dengan arah tarikan lurus agar kekuatan sambungan tetap optimal.

Pemilihan antara anchor shackle dan dee shackle harus disesuaikan dengan konfigurasi rigging serta jenis pekerjaan yang dilakukan.

1 Shackle Berapa Meter?

Dalam dunia pelayaran, istilah shackle juga digunakan sebagai satuan panjang rantai jangkar. 1 shackle setara dengan 15 fathom atau sekitar 27,4 meter. Satuan ini digunakan untuk mengukur panjang rantai jangkar yang dilepaskan saat kapal berlabuh.

Namun, dalam dunia lifting dan rigging, istilah shackle mengacu pada komponen penghubung, seperti shackle dee dan dee shackle, bukan sebagai satuan panjang. Oleh karena itu, penting memahami konteks penggunaannya agar tidak terjadi kesalahan interpretasi. Dari sisi harga, dee shackle tersedia dalam berbagai ukuran. Produk berkapasitas kecil umumnya dijual mulai dari Rp25.000 hingga Rp90.000 per unit. Untuk kebutuhan industri dengan kapasitas angkat yang lebih besar, harga dapat berkisar antara Rp120.000 hingga lebih dari Rp900.000 per unit, tergantung ukuran, material, dan nilai Working Load Limit (WLL).

Penuhi kebutuhan shackle dee dan berbagai lifting equipment Anda bersama Powertec. Kami menyediakan beragam produk berkualitas, mulai dari wire rope, hoist, rigging, sling belt, hingga perlengkapan material handling lainnya yang telah memenuhi standar internasional untuk mendukung kebutuhan berbagai sektor industri.

Untuk kemudahan berbelanja, Anda dapat melakukan pembelian melalui disini. Sementara itu, informasi lengkap mengenai rangkaian produk dan solusi lifting dari Powertec dapat Anda temukan di powertec.id.

FAQ

1. Apa keunggulan Dee shackle?

Dee shackle memiliki bentuk yang ideal untuk tarikan lurus sehingga distribusi beban menjadi lebih stabil. Komponen ini juga memiliki konstruksi yang kuat, mudah dipasang, dan tersedia dalam berbagai kapasitas kerja.

2. Berapa ketebalan bodinya?

Ketebalan bodi dee shackle berbeda-beda tergantung ukuran dan kapasitas WLL. Semakin besar kapasitas angkatnya, semakin tebal pula diameter bodi yang digunakan untuk menjaga kekuatan struktur.

3. Bagaimana memilih Dee shackle?

Pilih dee shackle berdasarkan kapasitas Working Load Limit (WLL), ukuran pin, jenis material, arah pembebanan, serta kesesuaian dengan sling atau wire rope yang digunakan. Pastikan produk memiliki standar keselamatan dan berasal dari distributor terpercaya agar keamanan proses lifting tetap terjamin.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Shackle D G210 35 Ton – 2″ POWERTEC Segel Dee Screw Pin”

Your email address will not be published. Required fields are marked *